Siapa bilang liburan harus ke mall atau ke pantai saja? Sekelompok mahasiswa dari STIEPARI SEMARANG baru-baru ini membuktikan bahwa belajar sambil berwisata itu seru banget! Mereka memilih Desa Wisata Asinan sebagai destinasi belajar, berkreasi dan menikmati panorama alami Rawa Pening yang menyenangkan dan menenagkan. Desa yang terletak di tepi Rawa Pening ini memang menawarkan pengalaman yang berbeda dari desa wisata lainnya.
Sambutan Hangat di Joglo Sabdo Palon
Petualangan mereka di Desa Wisata Asinan diawali dengan sambutan hangat oleh Tim Pokdarwis Tirta Amarta di Joglo Sabdo Palon Sawahan. Sesampainya di sana, para mahasiswa disuguhi welcome drink dan welcome snack cita rasa lokal yang enak. Hembusan angin sepoi dari sawah sejuk khas pedesaan langsung membuat mereka merasa nyaman dan kerasan.

Potensi Desa Wisata Asinan yang Menjanjikan
Setelah mengisi perut dan menghilangkan dahaga, para mahasiswa diajak untuk mengenal lebih dekat potensi Desa Wisata Asinan. Ternyata, desa ini memiliki banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner. Salah satu potensi unggulannya adalah banyaknya wirausaha lokal yang menyambung hidupnya dari keberadaan Rawa Pening yang kaya akan sumber daya alam.
Mahasiswa Kota Nyobain Jadi "Wirausaha Desa Sehari"
Salah satu kegiatan yang paling menarik bagi para mahasiswa adalah kunjungan ke wirausaha lokal. Mereka diajak mengunjungi pengrajin perahu yang sudah berpengalaman puluhan tahun membuat perahu tradisional dengan berbagai bentuk dan ukuran. Di sini, mereka tidak hanya melihat proses pembuatan perahu, tetapi juga belajar tentang teknik-teknik pembuatannya dan peralatannya sekaligus juga praktek langsung menggunakannya.

Selain itu, para mahasiswa juga mengunjungi wirausaha pembuatan pupuk organik dari eceng gondok. Mereka sangat antusias melihat bagaimana eceng gondok yang dianggap sebagai gulma bisa diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Mereka juga tertarik untuk praktek mencoba langsung pengolahan enceng gondok menjadi pupuk asam humat yang sangat bermanfaat.
Menikmati Kuliner Khas dan Jelajah Rawa Pening
Setelah banyak belajar sambil praktek, saatnya memanjakan perut dengan kuliner khas Rawa Pening. Berbagai macam hidangan lezat seperti ikan bakar, rempeyek udang, dan sayur oseng genjer sangat menggugah selera. Kemudian, untuk melengkapi keseruan petualangan mereka di desa ini, para mahasiswa diajak berkeliling Rawa Pening menggunakan perahu wisata dengan tak lupa memakai pelampung pengamannya. Pemandangan alam yang indah dan udara segar membuat mereka merasa sangat terpukau.

Belanja Oleh-oleh Khas Desa Asinan
Sebelum meninggalkan desa wisata ini, para mahasiswa diajak mengunjungi wirausaha lokal lagi yang mengolah tanaman genjer di pinggir sawah menjadi makanan pelengkap di rumah, yaitu kerupuk genjer. Selain melihat langsung tempat pembuatan home industri ini, mereka juga menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh khas Desa Asinan. Salah satu oleh-oleh yang paling digemari adalah kerupuk genjer. Mereka juga membeli beberapa produk UMKM lainnya seperti wader, cetul dan rempeyek udang. Taklupa sebagai kenang kenangan Pokdarwis Tirta Amarta memberikan souvenir dompet batik bagi semua mahasiswa.
{Wakude}






